UNTUNG ADA GORONG-GORONG!

Wah hujan turun lagi! Kalau sudah begini, jalanan kota pasti tergenang air. Tetapi kenapa airnya cepat surut ya? Bukankah air sulit menembus aspal dan beton? Ternyata, ini bisa terjadi karena ada gorong-gorong.

Apa itu gorong-gorong?


Gorong-gorong adalah saluran yang dibuat supaya air bisa mengalir dengan lancar dan tidak mengganggu tempat di sekitarnya. 

Dipasang di mana?

Gorong-gorong biasanya dipasang di bawah jalan raya, trotoar, atau rel kereta. Dengan begitu, ketika hujan turun, airnya tidak menggenangi jalan atau rel. Di tepi jalan atau rel biasanya dibuatkan lubang supaya air masuk ke gorong-gorong dan mengalir ke sungai atau laut. 

Jenis gorong-gorong

Gorong-gorong dapat terbuat dari beton, baja, aluminium, atau plastik. Bentuknya juga bermacam-macam. Berbeda bentuk ternyata berbeda juga fungsinya lho!

1. Bentuk huruf U (U-Ditch)
Gorong-gorong ini mudah dipasang dan dipindah-pindah, tetapi tidak bisa menahan beban yang terlalu berat. Karena itu, gorong-gorong bentuk U biasanya dipasang di bawah trotoar. 

2. Bentuk bulat (Pipe Culvert)
Karena bentuknya bulat, gorong-gorong ini bisa menahan beban yang sangat berat sehingga bisa dipasang di mana saja. Bisa di bawah trotoar, jalan, atau rel yang sering dilewati kereta api.

3. Bentuk kotak (Box Culvert)

Dibandingkan dengan yang bulat, gorong-gorong kotak bisa menampung lebih banyak air. Selain itu, karena bentuknya kotak, lubang yang digali tidak perlu sebesar kalau akan memasang gorong-gorong bulat.
   
AHA! Sekarang aku tahu jenis dan manfaat gorong-gorong.

Referensi: humes.com, engineeringcivil.com