APA YANG TERJADI DENGAN TUBUHKU?

Adakah teman cowok kalian yang sudah memiliki kumis, jakun di leher, atau suaranya menjadi lebih berat? Perubahan itulah yang dinamakan pubertas. Pubertas adalah masa peralihan dari anak-anak menjadi remaja yang ditandai dengan terjadinya perubahan fisik dan mental. 

Kapan terjadi pubertas?

Masa pubertas pada laki-laki dan perempuan tidak sama. Perempuan mengalami masa pubertas pada usia 8-13 tahun sedangkan laki-laki pada usia 10-15 tahun. Ada yang lebih dulu mengalami pubertas, ada juga yang lebih lambat. 

Bagaimana bisa terjadi pubertas?

Pubertas terjadi karena ada peningkatan aktivitas dari hormon testosteron pada laki-laki dan estrogen pada perempuan. Nah, hormon sendiri adalah suatu zat kimia yang beredar dalam sirkulasi darah dan berfungsi sebagai pembawa pesan kimiawi antar sel atau antar kelompok sel. Semua organisme bersel banyak,  baik hewan, tumbuhan maupun manusia memproduksi hormon. Hormon testosteron inilah yang akan merangsang perkembangan dari alat-alat reproduksi baik pada anak laki-laki maupun perempuan.

Ciri-ciri pubertas

Tanda-tanda pubertas secara umum, yang terjadi baik pada laki-laki maupun perempuan misalnya pertumbuhan badan yang lebih cepat, sehingga akan terlihat lebih tinggi dan lebih berat. Selain itu, masa pubertas juga ditandai dengan perubahan emosi. Misalnya emosi menjadi tidak stabil, cepat marah, cepat tersinggung, melamun, pada saat yang lain gembira, tertawa, atau menangis. Pada masa pubertas, seorang anak juga sudah mulai tertarik dengan lawan jenis. Kadang lebih senang berkumpul dengan teman daripada dengan keluarga.

Tanda-tanda pubertas pada anak laki-laki

Pada masa pubertas, anak laki-laki akan mengalami perubahan fisik primer dan sekunder. Perubahan primer adalah perubahan yang pasti akan dialami oleh laki-laki pada masa pubertas, berupa kesiapan testis untuk memproduksi sperma. Perubahan primer ini menyebabkan anak laki-laki akan mengalami mimpi basah. Mimpi basah adalah peristiwa ejakulasi (keluarnya air mani) pada saat tidur, karena testis dan salurannya (uretra) terisi penuh sperma.

Sedangkan, perubahan sekunder adalah perubahan yang belum pasti akan dialami oleh laki-laki pada masa pubertas. 

  • Terjadi  pertumbuhan dari ukuran alat kelamin 
  • Suara Suara akan berubah menjadi lebih besar atau berat
    Kumis mulai tumbuh dan jakun mulai tampak 
  • Munculnya jerawat dan bau badan akibat hormon 
  • Rambut halus Tumbuh rambut halus di ketiak dan daerah kemaluan 
  • Dada anak laki-laki menjadi lebih lebar atau bidang

Tanda-tanda pubertas pada anak perempuan

Masa pubertas pada perempuan juga ditandai dengan perubahan saluran telur primer dan sekunder. Perubahan primer ditandai dengan datangnya menstruasi pertama yang menandakan ovarium (indung telur) telah dapat menghasilkan sel telur. Dengan adanya pertumbuhan dari ovarium menandakan seorang perempuan memungkinkan untuk hamil.

Sedangkan, perubahan sekunder adalah perubahan pada fisik yang tampak dari luar. 

  • Payudara Payudara akan mulai terbentuk sejak usia 10 tahun dan bertambah ukuran seiring dengan penambahan usia. 
  • Menstruasi Akan terjadi menstruasi secara teratur. 
  • Bentuk tubuh Pinggul akan membesar, tubuh akan mulai berbentuk dan sebagian besar tubuh perempuan akan menjadi gemuk. 
  • Munculnya jerawat dan bau badan akibat hormon 
  • Biasanya kulit akan lebih berminyak Rambut halus Tumbuh rambut halus di ketiak dan sekitar kemaluan. 

Hal yang perlu diperhatikan pada masa pubertas

  • Terbuka dengan kedua orang tua
  • Jangan takut dengan adanya perubahan fisik yang terjadi.
  • Jaga pergaulan khususnya perihal kebiasan teman sebaya, misalnya: hindari rokok, alkohol, atau obat-obat terlarang.
  • Perawatan tubuh terkait dengan perubahan yang terjadi, misal: Karena masa pubertas adalah masa percepatan pertumbuhan, maka perlu asupan gizi yang cukup.
  • Perlunya perawatan bau badan. 
  • Untuk anak perempuan, tanyakan kepada mama perihal menstruasi.
  • Munculnya jerawat, untuk itu jaga kesehatan kulit muka.

Referensi: www.kidshealth.org
Kontributor: dr. Kupiya Timbul Wahyudi