YUK MENGENAL KLENTENG!

Klenteng adalah tempat ibadah sekaligus tempat bersosialisasi bagi para penganut aliran Taoisme, Buddha, atau Konghucu. Klenteng berbeda dengan wihara lho! Sebab wihara adalah tempat ibadah khusus umat Buddha. Berbeda dengan klenteng yang memiliki arsitektur khas negeri Cina, wihara biasanya banyak mengandung unsur lokal. Contohnya wihara Mojopahit di Mojokerto yang berbentuk rumah joglo.

ANEKA ORNAMEN DI KLENTENG

Lampion merah

Bagi orang Tionghoa, lampion dan warna merah melambangkan kemakmuran, rezeki, keselamatan atau keberuntungan.  

Singa batu

Pernahkah kamu melihat patung singa batu di depan klenteng? Wajah seram singa ini diharapkan dapat mengusir roh jahat. Selain itu, singa jantan yang menginjak bola melambangkan kesatuan seluruh negeri, sedangkan singa betina yang membelai anaknya melambangkan kebahagiaan. Jumlah gulungan rambut singa juga menunjukkan tingginya jabatan si pemilik bangunan lho! 

PARA PENJAGA LANGIT 

Menurut kosmologi (ilmu yang mempelajari alam semesta) Tionghoa kuno , di langit ada 28 rasi bintang. Nah saat itu, setiap 7 rasi bintang ternyata membentuk wujud hewan penjaga langit yang berada di 4 arah mata angin, yaitu:

Utara:  Dijaga oleh Kura-Kura Hitam dan Ular yang melambangkan berkah, tekad kuat, dan kebajikan.

Timur: Dijaga oleh Naga hijau yang melambangkan kemakmuran dan keperkasaan.

Selatan: Dijaga oleh Burung Phoenix Merah yang melambangkan keindahan dan kedamaian.

Barat: Dijaga oleh Harimau Putih yang melambangkan keberanian dan kekuatan.

AHA! Ternyata setiap ornamen di klenteng ada maknanya.

Referensi: kelenteng.com, Tempo, templesymbolchineseculture.wordpress.com